Skip to content
Sakura Pertiwi

Sakura Pertiwi

Blog Sakura Pertiwi

  • Home
  • Contact Us
  • Lifestyle
  • Beauty
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Toggle search form

114 Pengaduan, Satu Akar Masalah: Mengapa Proyek Energi Strategis di Indonesia Kerap Ditolak Masyarakat

Posted on May 10, 2026 By admin No Comments on 114 Pengaduan, Satu Akar Masalah: Mengapa Proyek Energi Strategis di Indonesia Kerap Ditolak Masyarakat

Laporan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tahun 2024 mencatat angka yang tidak bisa dianggap sepele: 114 pengaduan yang berkaitan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) sepanjang periode 2020–2023, dengan sektor energi dan pertambangan sebagai penyumbang terbesar. Angka ini bukan sekadar statistik konflik—ia adalah sinyal keras bahwa ada sesuatu yang fundamental yang salah dalam cara proyek-proyek energi berskala besar direncanakan dan dikomunikasikan kepada masyarakat di Indonesia.

 

Temuan ini menjadi titik tolak penting dari penelitian terbaru tim akademisi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pertamina (UPER) yang dipimpin Dr. Ir. Farah Mulyasari, S.T., M.Sc., bersama Muhammad Nur Ahadi, M.I.Kom., dan Ita Musfirowati Hanika, M.I.Kom. Riset yang mengkaji persepsi dan penerimaan masyarakat terhadap proyek infrastruktur energi di tiga wilayah berbeda ini menghasilkan kesimpulan yang seharusnya mengubah cara pemerintah dan industri mendekati setiap proyek energi baru: kecanggihan teknologi dan kecukupan dana bukan jaminan keberhasilan. Pelibatan publik yang tulus dan bermakna adalah kuncinya.

 

Tiga Wilayah, Satu Pola yang Mengulang Diri

Tim peneliti UPER melakukan kajian di tiga lokasi yang memiliki karakteristik sosial, budaya, dan geografis yang berbeda: Luwuk di Sulawesi Tengah, Blora di Jawa Tengah, dan Karawang di Jawa Barat. Ketiga wilayah ini dipilih karena ketiganya merupakan atau berpotensi menjadi lokasi pengembangan infrastruktur energi, termasuk teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS)—teknologi yang menangkap emisi CO₂ dari aktivitas industri agar tidak terlepas ke atmosfer.

 

Meski memiliki latar belakang yang berbeda, ketiga wilayah menunjukkan pola yang serupa dalam hal akar resistensi masyarakat terhadap proyek energi. Hasil penelitian mengungkap bahwa penolakan tidak semata dipicu oleh kekhawatiran teknis tentang teknologi itu sendiri, melainkan oleh tiga faktor yang saling terkait: minimnya pelibatan publik sejak tahap awal perencanaan, keterbatasan akses informasi yang transparan dan dapat dipahami, serta kekhawatiran yang tidak ditangani dengan serius tentang dampak lingkungan dan sosial.

 

Masyarakat Bukan Objek, Melainkan Pemangku Kepentingan

Dr. Farah Mulyasari menegaskan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik sosial dan budaya yang khas sehingga pendekatan implementasi proyek energi tidak bisa diseragamkan. Strategi komunikasi harus disesuaikan dengan konteks lokal agar lebih efektif dalam membangun kepercayaan. Di ketiga wilayah yang diteliti, aktor-aktor kunci dalam proses membangun kepercayaan adalah pemerintah setempat, tokoh adat, media lokal, dan komunitas—bukan semata perusahaan atau aparat pusat.

 

“Banyak proyek energi menghadapi hambatan bukan karena teknologinya, tetapi karena masyarakat tidak merasa dilibatkan sejak awal. Penerimaan publik tidak dapat dibangun hanya melalui komunikasi satu arah, melainkan membutuhkan proses dialog yang partisipatif,” tegas Dr. Farah.

 

Ini bukan sekadar persoalan humas atau manajemen citra. Ia menyentuh pertanyaan mendasar tentang siapa yang berhak menentukan apa yang terjadi di wilayah tempat mereka tinggal. Ketika masyarakat tidak diberi ruang untuk bersuara sejak awal, resistensi yang muncul kemudian bukan sekadar reaksi irasional—ia adalah respons yang sangat manusiawi terhadap perasaan diabaikan dan tidak dihormati.

 

CCUS: Teknologi Masa Depan yang Butuh Penerimaan Masa Kini

Salah satu fokus utama penelitian UPER adalah teknologi CCUS, yang saat ini dipandang sebagai salah satu instrumen paling penting dalam arsenal mitigasi perubahan iklim global. International Energy Agency (IEA) memperkirakan teknologi ini mampu menangkap hingga 90 persen emisi karbon dari sektor industri dan pembangkit listrik, sekaligus berkontribusi signifikan dalam penurunan emisi global menuju 2050.

 

Namun potensi teknis yang luar biasa itu tidak akan pernah terwujud jika masyarakat di sekitar lokasi instalasi CCUS menolak kehadirannya. Dan resistensi semacam itu bukan hal baru—di berbagai negara, proyek penyimpanan karbon bawah tanah telah berulang kali dihentikan atau ditunda bukan karena masalah teknis, melainkan karena kurangnya penerimaan sosial.

 

Social License to Operate: Izin yang Tidak Tertulis tapi Paling Krusial

Konsep social license to operate atau izin sosial untuk beroperasi menjadi landasan teoritis utama dalam riset UPER ini. Berbeda dengan izin formal yang diterbitkan oleh pemerintah, izin sosial adalah persetujuan yang diberikan—atau ditolak—oleh komunitas lokal berdasarkan kepercayaan, rasa hormat, dan keyakinan bahwa kehadiran proyek tersebut memberikan manfaat nyata bagi mereka.

 

Melalui pendekatan ini, masyarakat diposisikan bukan sebagai penerima pasif dari keputusan yang dibuat oleh pihak luar, melainkan sebagai pemangku kepentingan aktif yang memiliki peran nyata dalam proses pengambilan keputusan. Ketika posisi itu diakui dan dihormati, kehadiran proyek energi lebih mudah dipahami sebagai kebutuhan bersama—bukan ancaman terhadap ruang hidup mereka.

 

Rektor UPER, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU, menegaskan bahwa riset ini merupakan wujud komitmen perguruan tinggi dalam mendukung transisi energi yang tidak hanya teknologis, tetapi juga inklusif dan berkeadilan sosial. Karena sejatinya, transisi energi yang berhasil adalah yang tidak meninggalkan siapa pun—terutama mereka yang paling dekat dengan dampaknya.

Untuk melihat daftar program studi dan informasi pendaftaran terbaru, Anda dapat langsung mengakses laman resmi admisi Universitas Pertamina melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/admisi?src=101 dan mulai merencanakan langkah akademik terbaik Anda.

 

 

Lifestyle Tags:Proyek Energi Strategis, Proyek Energi Strategis di Indonesia, Proyek Energi Strategis Indonesia

Post navigation

Previous Post: 30,2 Juta Warga Pesisir di Ujung Tanduk: Riset UPER Ungkap Realitas Pahit Nelayan Teluk Aru di Tengah Krisis Iklim

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • January 2023
  • December 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • May 2022

Categories

  • Beauty
  • Berita
  • Bisnis
  • Fashion
  • Finance
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Mata-lokal-memilih
  • Nasional
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Piala-dunia-2022
  • Regional
  • Seleb
  • Sport
  • Techno
  • Teknologi
  • Travel
Seedbacklink

Motors Anunk Blog Azur Teknik Delapan Tujuh Image Fiver Kimcel Lanka Phone Doronix Hey Go Girl Lace Mamba Polliwog Spond Subito Technology Wiki Figures Neko Yamada Foshan Yewang Plaber Store Zero Modal Take Ni Bo Accela Navi Dframe Works Hilde Heim Wadimhiri Ants INC Passengers Online Quoc Dat Travel Albayt Al-Fakhir Auto Papa Avatron Park Astro Sabina Blog Dalara Twurn Epi Mundo Kata Kahama Salafiyat Iklan Ceria W Blogers Yamato Grace Islamu Deni Mehru Blog Swa Berita Olivia Toja Melisa Chaib Yurora Meta Online Kata Bijak Mitha Mbah Sinopsis Jogjis Jays South Fresta April WEB Wani Sinso Aladde Slaggert My Hit Radio Sambal Mama Utama Indo KP Info Aidax Hy Connect Estenad Hamakoi Jasa Buat Surat Moots Clothing Virtual Panic Nurse Husain Sulastri Shoh WEB Zombie Net Novo Tech Online Hojalero Mery & Marina Eien Blog Sallad WF Sofiq Mister Dimitri Rekonstruksi Ago Show Hidup Mulia China Mobile Magazine Rach Miller Laguras Exels Kart Book Gloture SPP Online Smiley Feed Adrian Orbai Erika Smith The Pine Second Mega Tronixing Segura Host Tengda Bio Hooker Tea Temufi Kujira Film Amar Lue Kare Emi Ane Shiwaya Pouya Web Mede Blog Codered Blog Fluid Time Iraqiyat Pio Nova Shoes Flins Mohammed Talbi Joor Joor Ponto Blog Gue BC Expo Article Ways Dekra Bike Online Kalender Real Food Suomi Mawared Korsarios Last Minute Inarima Kosmetik Licensario Indy Ten Point The Six Box Astra Medical Victime Sport IP Nuts Otoriyo Seru Milky Coke Old & Ado Gue Variando Animal Facts UAMJ XLS XLab Yaman Herbal Active Beat Tokori Global Deckape Media My Budapest Run A Drake Banjo Movie Bocho IO Clay Dyer Forestec Hay Bill Remont Air Naoki Arima J Sandwich Linux Internet Des Gua Ce Web Go Things To Do Tito Macaroni Information Navi Jones DB Wisata Surabaya Bos Travel Mata Dunia Teknob Trans City Kang Erik Mau Mae Tahfed Wirk Man Man Blog Niken Suwito Online Navi Creator Radio Sofa iswandi Iswandiesaputra Khayla Faiza Putri Iswandi Cuci Helm Banua Kata Wandi Catatan Wandi Kang Wandi Wandie Otomotif Blog Iswandi Blog Khayla Wisata Kandangan Blog Wandie Salsabela Dina Amelia Kurang Info Kurang Berita Berita Nasional Sinyal Web Media Koma Berita Besok Sosial Web Your Blogger Satu Iklan Sebelas Kata Online Selalu Paduan Wisata Sakura Pertiwi Halim Kurnia Umi Safitri Indah Yuliarti Info Aja Sehat Bijak Bertanya Afiliasi Acara Adaptasi Adat Abai Alun Alih Ambil Akumulasi Ancam Angkut Asing Arah Bagi Basmi Balas Bayang Beli Bawa Terbenam Bebas Belenggu Biasa Bentuk Terburu Cabut Cantum Cakup Aduan Ajakan Adem Mengakar Akses Anggap Balas Ambil Bentuk Capai Unggah Ubah Tunggu Ukur Ulasan Kata Gentayangan Bapak Dinginan Banyakan Besaran Kedalaman Memikat Gembira Yakinkan Segera Sekali Kehendak Kesepuluh Sambungan Media Konsultasi Ku Sepuluh Kata Berita Dingin Perkenan Blog Bahasa Blog Tanda Blog Sepeluh Berita Media Konsultasi Tanya Info Media Hangat Bahasa Kata

Copyright © 2026 Sakura Pertiwi.

Powered by PressBook WordPress theme